Monday, 28 December 2015

Taken from the album "Absolution" 
Standard Tuning - EADGBE E

(intro)

Verse 1
Am               Em
It's bugging me, grating me
G           F#
Twisting me around
Am
Yeah I'm endlessly
Em
Caving in
G                  F#
And turning inside out


Chorus
               C
'Cos I want it now
          G
I want it know
Dm                     Am
Give me your heart and your soul
                 C
And I'm breaking out
             G
I'm breaking out
Dm                     Am
Give me your complete control

(little solo)

Verse 2
Am               Em
It's holding me, morphing me
G                 F#
And forcing me to strive
Am              Em
To be endlessly cold within
G                F#
And dreaming I'm alive

Chorus
               C
'Cos I want it now
          G
I want it know
Dm                      Am
Give me your heart and your soul
                 C
And I'm breaking out
             G
I'm breaking out
Dm                     Am
Give me your complete control

(long solo)

Chorus
             C
And want you now
           G
I want you now
Dm                  Am
I'll feel my heart implode
                 C
And I'm breaking out
         G
Escaping now
Dm                Am
Feeling my faith erode

(Outro)
Taken from the album "Showbiz"
Standard Tuning - EADGBE

E Am
You could be my unintended
D  G
Choice to live my life extended
C B E
You could be the one I'll always love
E Am
You could be the one who listens
D             G 
To my deepest inquisitions
C B
You could be the one I'll always love

Chorus

E                 Am
I'll be there, as soon as I can
D      G
But I'm busy, mending all the
C              B 
Pieces of, the life I had before

Verse 2

E     Am
First, there was the one who challenged
D                 G 
All my dreams and all my balance
C B
She could never be as good as you

E Am
You could be my unintended
D  G
Choice to live my life extended
C  B E
You should be the one I'll always love

Bridge : Am Csus2 E

Repeat Chorus 2x

Outro : Am Amsus9 E

Saturday, 19 December 2015

Ketika Anda menginstall ulang komputer ke windows 10, secara default pilihan hibernate belum muncul. Fitur hibernate adalah fitur bawaan sehingga bukan tidak ada, tetapi kita harus mengaktifkannya sendiri. Fitur hibernate sangat diperlukan karena, dengan hibernate windows mampu membuka dan melanjutkan kembali program yang dijalankan seperti kondisi semula ketika komputer dimatikan. Misalkan Anda mempunyai pekerjaan penting dengan beberapa program seperti ms. Excel , Ms. Word dll. tetapi harus mematikan komputer karena suatu hal dan dengan hibernate, ketika komputer kembali dinyalakan semua program yang dijalankan sebelum komputer dimatikan akan terbuka kembali seperti semula.


 Berikut ini langkah untuk mengkatifkan kembali fitur hibernate di windows 10.
1. Buka Menu > Setting > System > Power & Sleep kemudian  klik Additional power setting.

Atau bisa juga dengan mengklik kanan icon batrai di sudut kanan bawah taksbar.

2. Power Options >  pilih Choose what the power buttons do
3. System Settings > pilih Change setting that are currently unavaliable
4. Pada Shutdown setting , berikan tanda centang pada Hibernate > Save changes
5. Fitur Hibernate akan muncul kembali pada power setiap anda akan mematikan windows 10

Thursday, 12 November 2015

Tanggal 28 Oktober 1928 merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa kita yaitu hari Sumpah Pemuda sekaligus merupakan tonggak lahirnya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan negara. Penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional diusulkan oleh salah satu tokoh pendiri bangsa yaitu Mohammad Yamin. Dalam pidatonya pada kongres nasional kedua yang diselenggarakan di Jakarta, beliau mengatakan  bahwa jika mengacu pada masa depan bahasa-bahasa yang ada di Indonesia dan kesusastraannya, hanya ada dua bahasa yang bias diharapkan menjadi bahasa persatuan yaitu bahasa Jawa dan Melayu. Tapi dari dua bahasa itu, bahasa melayulah yang lambat laun akan menjadi bahasa pergaulan atau bahasa  persatuan. Sebenarnya jika kita meninjau lebih jauh sebelum bahasa Indonesia diresmikan sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berkembang dari  sebuah transformasi budaya yang berasal dari Melayu. Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia yang diprediksi telah digunakan sejak abad-abad awal penanggalan modern sebagai bahasa lingua franca( bahasa pergaulan).

Bagaimanakah eksistensi bahasa Indonesia di mata dunia?di era globalisasi ?

Sebagai bangsa Indonesia, sebenarnya kita harus cukup bangga dengan prestasi yang telah ditorehkan oleh bahasa nasional kita. Bahasa Indonesia telah mulai dilirik oleh dunia Internasional baik di lingkup regional yaitu Asean maupun lingkup benua seperti Australia. Berdasarkan fakta-fakta yang ada, peluang bahasa Indonesia untuk eksis di dunia global mulai menunjukkan titik terang. Menurut Direktur Jendral Informasi dan Diplomasi public, Departemen Luar Negeri  Andri Hadi ketika tampil pada pleno kongres IX bahasa Indonesia yang membahas Bahasa Indonesia sebagai  Media Diplomasi dalam Membangun Citra Indonesia di Dunia Internasional di Jakarta menyatakan bahwa: “saat ini ada 45 negara yang mengajarkan bahasa Indonesia seperti Australia, Amerika, Kanada, Vietnam dan banyak negara lainnya”. Mengambil contoh di Australia, Andri Hadi menjelaskan;” Di Australia bahasa Indonesia menjadi bahasa polpuler ke empat. Ada sekitar  500 sekolah  mengajarkan bahasa Indonesia, bahkan anak-anak kelas enam Sekolah Dasar ada yang bisa berbahasa Indonesia”. Dilingkup wilayah Asean, bahasa Indonesia dijadikan bahasa resmi kedua di Vietnam. Menurut diplomat Indonesia, pemerintah daerah Ho Chi Minh City Vietnam mengumumkan bahwa bahwa Indonesia menjadi bahasa kedua secara resmi pada bulan Desember 2007.”Bahasa Indonesia sejajar dengan bahasa Inggris, Perancis, dan bahasa Jepang sebagai bahasa kedua yang diprioritaskan”, kata Konsul Jendral RI di Ho Chi minh City untuk periode 2007-2008 Irdamis Ahmad di Jakarta.Pada akhir tahun 2010, ketua DPR RI secara terbuka mengusulkan agar bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi di Asean.
Bahasa Indonesia telah menorehkan prestasi di dunia global?Hal ini wajar saja karena bahasa Indonesia telah berusia cukup tua yaitu menginjak 84 tahun. Meskipun demikian, agar bahasa Indonesia tetap eksis di dunia global, maka perlu memperkuat terlebih dahulu eksistensi bahasa Indonesia di dalam negeri, jangan sampai seperti tulang yang mengalami Osteoporosis di luar tampak kokoh dan kuat, nyatanya di dalam rapuh. Seperti dalam pribahasa orang Sunda “ Cul Dog -Dog Tinggal Igel”, yaitu sibuk mengurusi pekerjaan atau permasalahan yang sekunder sementara permasalahan pokok/ intinya ditinggalkan. Tentunya kita tidak mau kondisinya seperti itu bukan?
 Selain hal-hal positif, era globalisasi juga memberi dampak negative di dalam negeri. Nyatanya, perkembangan bahasa Indonesia saat ini telah mengalami degradasi. Kepopuleran bahasa Indonesia di kalangan masyarakat kalah oleh bahasa-bahasa asing seperti bahasa Inggris, bahasa Jepang, dll. Orang-orang merasa lumrah saja jika mempelajari bahasa Indonesia, bahkan merasa inferior (rendah diri) sehingga merasa lebih modern, intelek,terhormat atau menurut bahasa sekarang “GAUL” jika menggunakan sejumlah istilah-istilah asing padahal dalam bahasa Indonesia telah ada padanannya. Untuk itulah, kita perlu memperkuat perkembangan bahasa  Indonesia di negeri sendiri. Kita cintai budaya sendiri karena jika bukan kita maka siapa lagi??????????????????????

Thursday, 5 November 2015

Ilustrasi partikel nano
sumber gambar : http://www.fadhilza.com/
Teknologi Nano adalah ilmu dan rekayasa dalam penciptaan material, struktur fungsional maupun piranti dalam skala nanometer. Dalam istilah terminologi ilmiah,nano berarti 10-9, satu nanometer adala seperseribu micrometer/ sepersejuta millimeter/ sepersatumiliar meter.Sebagai perbandingan, rambut manusia memiliki diameter 50.000-10.000 nanometer, sehingga satu nanometer kirakira sama dengan sehelai rambut yang dibelah seratusribu. Para ilmuan berkeyakinan bahwa material berukuran nanometer memiliki sejumlah sifat kimia dan fisika yang lebih unggul dari material berukuran besar (bulk) juga material dalam ukuran nanometer memiliki sifat-sifat yang lebih kaya karena menghasilkan beberapa sifat yang tidak dimiliki oleh material ukuran besar.
Saat ini, riset dalam bidang teknologi nano telah berkembang dengan sangat pesat dan memasuki babak yang paling progreseif dalam beberapa tahun terakhir. Hasil riset diantaranya pembuatan tablet obat dalam ukuran nanopartikel yang dapat dikontrol dari luar tubuh menggunakan sinyal elektromagnetik sehingga tablet tersebut dapat diarahkan untuk menyerang target penyakit dalam tubuh manusia tanpa mengganggu sel-sel lainnya.
Salah satu material nano yang penting dewasa ini adalah material biomimetk dengan teknik chemical vapor deposition (CVD). Lijie Zang dan Thomas telah melaporkan penggunaan titanium sebagai material biomimetc untuk membuat tulang buatan. Keunggulan dari materil ini adalah kemampuannya berasosiasi dengan sel-sel dalam tubuh manusia tanpa menimbulkan efek samping. Sifat dasr dari titanium yang tahan karat telah memungkinkan penggunaannya sebagai material biomimetic yang sangat bermanfaat bagi manusia.
Meskipun relatif baru, teknologi nano telah menawarkan bamyak hal yang sangat berguna. Diharapkan inovasi-inovasi baru dalam teknologi nano akan mendatangkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi umat manusia.

Total Pageviews

Flag Counter
Powered by Blogger.

Popular Posts